Detik waktu yang terus berjalan
Berhias gelap dan terang.
Suka, duka, tangis dan tawa
Tergores bagaikan lukisan.
Seribu mimpi berjuta sepi
Hadir bagai teman sejati.
Di antara lelahnya jiwa
Dalam resah dan air mata
Ku persembahkan kepadamu
Yang terindah dalam hidupku
Meski setia ini terkadang rapuh
Namun cinta dalam jiwa hanyalah padamu
Maafkanlah bila hati tak sempurna mencintaimu
Namun dalam dada ku selalu berharap
Hanya kaulah satu-satunya yang bertahta
GURU…
Kala hampa akan ilmu menyelimuti
Saat rebah kemiskinan mengalir dalam
Nan deru kebodohan menggaung gema
Kaulah pelita ilmu penyelamat bangsa
Tanpamu bangsa Alfa ilmu
Takkan pernah tau A
Takkan pernah tau 1
Dan takkan pernah tau itu
Hadirmu memberikan cahaya ilmu dalam hidup kami
Menerangi setiap pijakan langkah kami
Mengentaskan kami dari jurang kebodohan
Dan menyelamatkan kami dari jerat kemiskinan
GURU…
Betapa mulia dedikasimu untuk kami
Keyakinan kuat akan suatu perubahan besar
Mendorongmu untuk terus dan terus melangkah
‘tuk coba sapukan kuas ilmu dalam diri kami
Coretan demi coretan warna abstrak terhantar
Memberikan lukisan baru dalam dunia pendidikan
Ulasan demi ulasan kata tlah terlontar
Mewarnai merah biru dalam referensi keilmuan
Jauh dari sana khayalan ku datang
Membawa segelas kehormatan jiwa
Dengan segenap raga menemani setiap langkah
Memeberi kuasa yang terindah
Meski dalam khayal namun nyata
Mengitari cakrawala kehidupan yang sepi
Di hantaran debu yang mengilingi raga
Memberi pesona dalam hati
Itulah khayalan ku mampu hidup
Meski terhalang oleh kerasnya waktu
Aku mampu menjelajahi dunia
Dengan ku persembahkan keajaiban
Pagi maupun malam hadir memberi warna
Mentari maupun rembulan setia menemani
Aku tak’kan kosong meski ku jauh dari peradapan
Kini khayalku menjadi bagian dalam hidupku
sejenak aku termenung,
melongo layaknya orang bingung,
terfikirkan saudara-saudaraku yang sedang murung,
terhantam bencana tsunami, banjir dan meletusnya gunung.
dosa apa yang mengakibatkan ini semua?
peringatan apa yg hendak Engkau sampaikan jua?
begitu marahkah Engkau, hingga harus ada korban nyawa?
ampunilah oh Tuhan Yang Maha Esa, segala dosa, kesalahan dan kemaksiatan yang pernah kami lakukan.
Hamba sayang pada-Mu ya Alloh..
Tolonglah Engkau kabulkan permintaanku..
riuh angin terdengar di luar sana
sepi kini terasa mengelilingiku
kadang aku merasa hidup ini tak adil
hidup di antara banyaknya persimpangan
bimbang aku tentukan langkah
sadarkah mereka telah meraih bahagia
namun bahagia itu menari di atas pedih yang aku rasakan
mereka suguhi aku satu kebahgiaan
yang tertimbum rapat oleh seribu kepedihan
GURU
Kala hampa akan ilmu menyelimuti
Saat rebah kemiskinan mengalir dalam
Nan deru kebodohan menggaung gema
Kaulah pelita ilmu penyelamat bangsa
Tanpamu bangsa Alfa ilmu
Takkan pernah tau A
Takkan pernah tau 1
Dan takkan pernah tau itu
Hadirmu memberikan cahaya ilmu dalam hidup kami
Menerangi setiap pijakan langkah kami
Mengentaskan kami dari jurang kebodohan
Dan menyelamatkan kami dari jerat kemiskinan
GURU…
Betapa mulia dedikasimu untuk kami
Keyakinan kuat akan suatu perubahan besar
Mendorongmu untuk terus dan terus melangkah
‘tuk coba sapukan kuas ilmu dalam diri kami
Coretan demi coretan warna abstrak terhantar
Memberikan lukisan baru dalam dunia pendidikan
Ulasan demi ulasan kata tlah terlontar
Mewarnai merah biru dalam referensi keilmuan
Khayalanku
Jauh dari sana khayalan ku datang
Membawa segelas kehormatan jiwa
Dengan segenap raga menemani setiap langkah
Memeberi kuasa yang terindah
Meski dalam khayal namun nyata
Mengitari cakrawala kehidupan yang sepi
Di hantaran debu yang mengilingi raga
Memberi pesona dalam hati
Itulah khayalan ku mampu hidup
Meski terhalang oleh kerasnya waktu
Aku mampu menjelajahi dunia
Dengan ku persembahkan keajaiban
Pagi maupun malam hadir memberi warna
Mentari maupun rembulan setia menemani
Aku tak’kan kosong meski ku jauh dari peradapan
Kini khayalku menjadi bagian dalam hidupku
KUASA TUHAN
sejenak aku termenung,
melongo layaknya orang bingung,
terfikirkan saudara-saudaraku yang sedang murung,
terhantam bencana tsunami, banjir dan meletusnya gunung.
dosa apa yang mengakibatkan ini semua?
peringatan apa yg hendak Engkau sampaikan jua?
begitu marahkah Engkau, hingga harus ada korban nyawa?
ampunilah oh Tuhan Yang Maha Esa, segala dosa, kesalahan dan kemaksiatan yang pernah kami lakukan.
Hamba sayang pada-Mu ya Alloh..
Tolonglah Engkau kabulkan permintaanku..
BERTEMAN HANING
biarkan aku disini bersama sunyi …
tetap sunyi ditambah sepi ..
melihat bayang mengejar angan …
terbang melayang & hilang …
sendiri ……..
menahan luka perih …
bersama sunyi ….
temukan imaji ….
walau hanya sunyi ….
tetap sunyi ditambah sepi ..
melihat bayang mengejar angan …
terbang melayang & hilang …
sendiri ……..
menahan luka perih …
bersama sunyi ….
temukan imaji ….
walau hanya sunyi ….
RASAKU
riuh angin terdengar di luar sana
sepi kini terasa mengelilingiku
kadang aku merasa hidup ini tak adil
hidup di antara banyaknya persimpangan
bimbang aku tentukan langkah
sadarkah mereka telah meraih bahagia
namun bahagia itu menari di atas pedih yang aku rasakan
mereka suguhi aku satu kebahgiaan
yang tertimbum rapat oleh seribu kepedihan
Mengapa kau kutinggalkan,.?
Mengapa ku bersamanya,.?
Ego dan keangkuhanku
mengalahkan cinta
Mengapa ku bersamanya,.?
Ego dan keangkuhanku
mengalahkan cinta
Andai waktu dapat kembali
Andai tuhan mengijinkan kita bertemu
Ingin kukatakan ,.,
Ku takkan pernah mau melepasmu
Karena kau Cinta terbaik ku
Andai tuhan mengijinkan kita bertemu
Ingin kukatakan ,.,
Ku takkan pernah mau melepasmu
Karena kau Cinta terbaik ku
0 komentar:
Posting Komentar